jump to navigation

Jadi Blogger Itu Membahagiakan Januari 9, 2009

Posted by amriltg in blog dan romantikanya.
Tags:
add a comment


intro_businessweek.jpg

Mata saya mendadak basah membaca email yang tiba di sekitar pertengahan bulan Agustus 2007. Email tersebut datang dari seorang suami yang tinggal di Jakarta dan telah 10 tahun menjalani kehidupan rumah tangga dengan sang istri yang cantik dan sangat dicintainya. Ia mengaku, tidak bahagia karena selama menjalani masa pernikahannya tersebut, belum dikaruniai anak sebagai penerus keturunan. Berbagai upaya telah dilakukan pasangan tersebut, baik medis maupun “mistis”, namun belum juga membuahkan hasil yang diharapkan.

Sampai akhirnya, ia mengaku memutuskan akan melakukan sebuah langkah yang sangat drastis dan dramatis : Menceraikan sang istri. Tekadnya sudah bulat, walau sang istri sangat menentang–meski akhirnya menyerah pasrah–pada keputusan sang suami. Lelaki itu menyatakan akan menyunting wanita lain untuk diperistri dan mampu memberikannya buah hati yang didambakannya sejak lama.

Tepat pada hari yang sama ketika ia bermaksud menuju ke Pengadilan Agama untuk mengajukan permohonan cerai, saat “berselancar” internet di kantor, mendadak ia “terdampar” pada blog lama saya dan membaca posting berjudul “Desperate Seeking Child” yang saya tulis pada tanggal 11 Agustus 2007 ketika sedang menunggui Rizky yang sakit Typhus di Rumah Sakit.

Konon, usai membaca posting tersebut, lelaki itu spontan menangis didepan monitor komputer. Di hari itu juga ia memutuskan untuk membatalkan pengajuan permohonan cerainya pada sang istri di Pengadilan Agama. Ia mengucapkan terimakasih tak terhingga pada saya karena berkat posting saya diblog, ia menjadi tercerahkan hingga akhirnya mengurungkan niat untuk mengajukan permohonan cerai .

(lagi…)

Blog Dan Keajaiban Yang Menyertainya Januari 4, 2009

Posted by amriltg in blog dan romantikanya.
Tags:
add a comment


“BUATLAH Blog dan Rasakan Keajaibannya”

Kalimat diatas adalah tulisan kawan saya, Tomi Lebang dalam suatu kesempatan chatting bersamanya lewat fasilitas YahooMessenger sekitar 4 tahun silam. Ketika itu, Tomi-demikian saya sering memanggil mantan wartawan Majalah TEMPO tersebut dan ketika itu sedang menempuh pendidikan di London-memberikan sejumlah panduan membuat blog sederhana kepada saya yang masih lugu soal per-”blog”-an melalui obrolan intens kami via chatting. Pada Tomi saya mengungkapkan ketidakpercayaan bahwa blog yang kelak akan saya buat tidak mempunyai efek apa-apa, paling sekedar menyalurkan nafsu “ke-narsis-an” belaka. Tomi hanya menjawab singkat, “Trust me, Bro. Trust me!”. Tulisan di monitor computer itu saya pandangi lama dan membangkitkan gairah saya untuk mencobanya.

Dan demikianlah. Awal tahun 2003, blog saya yang pertama lahir, beralamat di sini. Blog itu mengangkat potret dan catatan kehidupan dari anak pertama saya, Muhammad Rizky Aulia Gobel, sejak ia lahir 25 November 2002 yang saya tulis dalam “kacamata” Rizky. Setelah berjalan kurang lebih 3 bulan, saya tiba-tiba menemukan keasyikan tersendiri mengisi blog. Dengan fasilitas interaktif (dan tentu gratisan) yang dimiliki, saya seperti menemukan sarana ekspresi yang merepresentasikan tidak hanya keceriaan anak saya menjalani hari demi hari serta detik demi detik kehidupannya tetapi sekaligus menjadi sarana dokumentasi virtual yang efektif dan dapat dibuka darimana saja diseluruh penghujung dunia sepanjang terdapat jaringan internet. Tak ayal, ayah dan ibu saya di Makassar secara periodik bisa mengikuti polah lucu serta perkembangan sang cucu tercinta di Cikarang cukup dengan membuka blog Rizky.

(lagi…)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.